Tingkat Literasi Warga Kabupaten Tasikmalaya Rendah

Written by Super Admin Tuesday, 09 April 2019 10:51

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengakui, minat warga Kabupaten Tasikmalaya dalam membaca masih sangat rendah. Untuk itu, pihaknya melakukan sejumlah upaya, dua di antaranya dengan mengukuhkan bunda literasi dan peluncuran Kotak Literasi Cerdas(Kolecer). Ade menjelaskan, melalui membaca maka ilmu akan mudah didapatkan. Terutama jika asupannya itu melalui buku. Ade meyakini sebenarnya tingkat membaca warganya juga tinggi, hanya saja selorohnya, itu didapatkan melalaui gawai. "Tetapi masalahnya yakni, membaca yang sifatnya keilmuan melalui buku ini sudah jarang sekali," papar Ade kepada wartawan usai kegiatan pengukuhan Bunda Literasi dan peluncuran Kolecer, Senin (8/7/2019).

Melalui pengukuhan Bunda literasi dan program Kolecer, Ade optimis bisa menggugah dan menumbuhkan kembali minat baca di masyarakat. Namun yang lebih penting yakni, penumbuhan kebiasaan membaca dimulai dari keluarga. "Kita juga dibantu aktivitis literasi, saya berkeinginan semakin tumbuh minat baca di masyarakat. Tetapi yang penting adalah dimulai dari lingkungan keluarga, " papar Ade. Ditemui ditempat yang sama, Plt Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Tasikmalaya Rahayu menuturkan, jumlah kunjungan ke Perpustakaan daerah cukup banyak. Rata-rata jumlah kunjungan mencapai 100 orang per hari. Namun demikian, untuk menumbuhkan literasi di tengah masyarakat luas, dinasnya akan menempatkan Kolecer di depan Masjid Agung Baiturrahman. Selain itu, dibantu juga dengan perpustakaan keliling. "Kita juga dibantu oleh aktivis literasi. Mudah-mudahan upaya ini semua mempu meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Tasikmalaya," pungkas Rahayu


Penulis: Irpan Wahab Muslim
Editor : Ananda Muhammad Firdaus